Jual Bonsai Jogja
Jenis Bentuk Bonsai Jogja
- Batang Bergelung (Bankan)
Batang pohon terlihat sangat dipilin, atau pohon tumbuh dengan kecenderungan memilin diri. Batang pohon begitu terlihat dipilin bagaikan ular yang sedang bergelung.
- Sapu Tegak (Hōkidachi)
Batang tegak lurus hingga di tengah sebelum dahan dan ranting tumbuh menyebar ke segala arah. Puncak pohon sulit ditentukan dari sejumlah puncak dahan yang ada sehingga bentuk bonsai ini mirip sapu dari bambu. Keindahan bonsai gaya ini dinilai dari percabangan dahan yang rapi, dan titik dimulainya persebaran dahan dan ranting ke segala arah, tinggi pohon, dan keseimbangan unsur-unsur tersebut.
- Menonjolkan Akar (Neagari)
Akibat pohon dipelihara di lingkungan pemeliharaan yang kejam, bagian pangkal akar yang bercabang-cabang di dalam tanah menjadi terekspos ke luar di atas tanah bagaikan akibat diterpa angin dan hujan.
- Berbatang Banyak (Takan)
Dari satu pangkal akar tumbuh tegak lebih dari satu batang pohon. Bila tumbuh dua batang pohon, maka bonsai disebut Berbatang Dua (Sōkan). Bila ada tiga batang pohon, maka disebut Berbatang Tiga (Sankan). Bonsai berbatang lima atau lebih disebut Tunggul Tegak (Kabudachi). Batang berjumlah ganjil lebih disukai. Selain bonsai berbatang dua, bonsai dengan batang berjumlah genap tidak disenangi dan tidak dibuat.
Galeri Produk Bonsai Jogja









Cara Merawat Tanaman Bonsai
- Penggantian Pot
Bonsai selalu ditanam dalam pot yang dangkal. Oleh karena itu, untuk mendorong pertumbuhan akar barunya pot bonsai perlu diganti. Apalagi jika bonsai Anda terus bertumbuh, Anda memerlukan pot yang lebih besar. Pastikan ada lubang pada pot yang dapat mengalirkan air keluar supaya akar bonsai tidak terendam air.
- Siram Secara Rutin
Bonsai memang tidak boleh disiram terlalu banyak, karena hal ini dapat mengakibatkan tumbuhnya jamur dan dapat membusukkan akar. Tapi bonsai juga harus dijaga agar tidak kekeringan. Jaga kelembabannya agar tanah tidak terlalu basah maupun terlalu kering.
- Jemur di Bawah Sinar Matahari
Bonsai tetap perlu dijemur. Namun, intensitas paparan sinar matahari perlu diwaspadai, jika paparannya terlalu banyak, justru akan merusak bonsai., bonsai malah bisa menjadi rusak. Bonsai harus mendapatkan perlakuan yang tepat antara penyiraman, penjemuran di bawah sinar matahari dan pemangkasan, sehingga bonsai tetap memiliki kualitas yang baik dan sehat. Pemberian sinar matahari dilakukan setelah kurang lebih dua minggu tanaman tersebut ditanam, pada tahap pertama pemberian sinar matahari cukup 1-3 jam saja kemudian secara bertahap dapat diperpanjang.
- Pemangkasan
Agar bonsai selalu tampak cantik, perlu dilakukan pemangkasan pada cabang-cabang yang kurang baik. Pemangkasan juga dilakukan untuk mengendalikan pertumbuhan cabang yang terlalu cepat. Selain cabang, ranting dan daun juga perlu dipangkas untuk membentuk bonsai sesuai dengan keinginan. Anda bisa memangkas bonsai satu bulan sekali, jika pertumbuhan bonsainya tergolong cepat. Namun, jika tanaman bonsai pertumbuhannya lambat, pemangkasan cukup dilakukan dua atau tiga bulan sekali.
- Pemupukan
Pemberian pupuk harus dilakukan dalam dosis yang tepat. Sebaiknya pemupukan dilakukan sebulan sekali menggunakan NPK dan urea, tinggal sesuaikan dengan kebutuhan pohon bonsainya. Selain pupuk untuk tanamannya, berikan juga pupuk daun sebanyak tiga kali perbulan.
- Pembasmian Hama
Hama penyakit yang menyebar dapat merusak bonsai. Untuk itu hama jangan dibiarkan dan harus segera dihilangkan. Hama yang sering menyerang tanaman bonsai adalah ulat dan wereng cokelat. Cara yang paling mudah untuk menghilangkan hama tersebut adalah dengan menyemprotkan insektisida.
TERTARIK UNTUK MEMBELI ? SILAHKAN TANYA-TANYA KE NOMOR KAMI
HUBUNGI KAMI LEWAT WHATSAPP ATAU TELPON KE NOMOR INI 082138418271
JUAL BONSAI JOGJA. JUAL BENIH BONSAI JOGJA. JUAL BONSAI BERINGIN, JUAL BONSAI CEMARA, JUAL BONSAI KELAPA. JUAL BONSAI JOGJA